1. Rayap
Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan serangga mungil ini pada surat An Naml di dalam kisah Nabi Sulaiman 'alaihissalam. Ketika itu Nabi Sulaiman yang sudah diwafatkan oleh Allah bersandar pada tongkat kayunya. Jin-jin yang bekerja pada Nabi Sulaiman mengiranya beliau masih hidup. Hingga suatu hari tiba-tiba tubuh Nabi Sulaiman terjatuh akibat tongkat kayu yang menjadi sandarannya tak kuat menahan karena lapuk dimakan rayap. Lalu tersadarlah para jin-jin itu bahwa selama ini sebenarnya Nabi Sulaiman sudah wafat.
Sungguh menakjubkan. Rayap, serangga mungil bertubuh lunak itu mampu menggerogoti batang kayu yang keras tanpa diketahui jin-jin yang bekerja di sekeliling Nabi Sulaiman. Allah telah mengarunianya rahang yang kuat untuk memakan kayu dan mencernanya di dalam perutnya yang didesain secara khusus.
Seperti ini juga keadaan kita. Tanpa pernah kita sadari, ternyata rayap telah memakan kayu-kayu bangunan rumah. Begitu tersadar kayu-kayu telah menjadi keropos dan lapuk tak bisa lagi dimanfaatkan.
Dari penelitian diketahui, rayap memakan serat kayu karena di dalam serat kayu mengandung selulosa yang merupakan sumber utama energi mereka. Tak hanya kayu, bahan-bahan lain yang kaya akan selulosa seperti kertas dan kain juga dimakannya.
Rayap sanggup menembus tembok yang tebal dan melubangi benda-benda keras seperti plastik untuk mencapai sasarannya. Uniknya, pekerjaan yang sulit ini dilakukan oleh rayap-rayap pekerja yang ternyata buta. Subhanallah...
2. Anjing
Dalam surat Al A'raaf ayat 176, Allah 'Azza wa Jalla menyamakan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat-Nya seperti anjing yang suka menjulurkan lidahnya baik ketika dihalau maupun dibiarkan. Demikianlah mereka yang kafir kepada ayat-ayat Allah, dinasehati ataupun tidak, mereka tetap sama keadaannya, membangkang. Na'udzubillahi min dzalik.
Anjing dikenal sebagai hewan cerdas, daya penciumannya hebat, dan bisa diandalkan manusia untuk membantu pekerjaan mereka, semisal berburu dan menjaga ternak. Namun sebagai muslim kita dilarang memelihara anjing, salah satu sebab karena air liurnya mengandung najis.
Ilmu modern telah mengungkapkan korelasi perilaku anjing ini dengan kenajisan yang diterangkan syariat.
Menjulurkan lidah adalah hal alamiah bagi anjing untuk mengatur suhu tubuh mereka, karena anjing tidak memiliki kalenjar keringat kecuali sedikit sekali yang berada di telapak kaki. Kalenjar keringat bagi makhluk hidup berfungsi untuk mengatur, menurunkan, dan menjaga kestabilan suhu tubuh.
Maka untuk membantu menjaga temperatur suhu tubuhnya, anjing akan selalu menjulurkan lidahnya. Karena saat itulah lidah dan rongga mulut dapat melakukan kontak langsung dengan udara, sehingga air menguap dari rongga mulut dan parinx (tenggorokan)-nya. Maka dari lidahnya tersebut akan keluar air liur.
Air liur anjing adalah tempat keluarnya keringat sehingga semua bakteri mengumpul di lidahnya. Air liur anjing dari jenis apapun berbahaya bagi manusia, karena mengandung berbagai jenis bakteri patogen (biang penyakit). Inilah alasan kenapa syariat menyebutkan air liur anjing adalah najis. Lalu kenapa harus dibasuh tujuh kali dan salah satunya harus dengan tanah?
Para ilmuwan telah mengungkapkan fakta yang menakjubkan, yaitu adanya zat desinfektan pada tanah. Ketika para ilmuwan mempelajari susunan kandungan tanah, mereka menemukan bahwa pada tanah mengandung dua materi yang dapat membunuh kuman-kuman, yakni tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) beberapa kuman. Bahan (zat) ini jika dicampur dengan bakteri dan kuman, akan segera membunuh bakteri dan kuman tersebut. Dua materi ini hingga sekarang belum bisa tergantikan oleh sabun modern.
3. Katak
Didalam surat Al A'raaf ayat 133. Dalam sebuah penelitian, katak tidak akan mati meskipun dibekukan. Dalam keadaan denyut jantung, pernapasan, dan sirkulasi darahnya sama sekali berhenti, serta tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, katak tetap bisa hidup kembali saat es sudah mencair. Hal ini terjadi karena ketika tubuhnya membeku, katak memiliki kemampuan membuat banyak glukosa. Konsentrasi glukosa yang tinggi pada katak akan mencegah air keluar dari sel dan mencegah terjadinya penyusutan. Glukosa yang tinggi juga bisa menurunkan titik beku, sehingga hanya sedikit cairan tubuh yang berubah menjadi es.
4. Sapi
Disebutkan dalam surat Al Baqarah. Sapi mempunyai daya penciuman yang sangat tajam dan mampu mencium sesuatu yang berjarak 8 km jauhnya. Sapi juga dapat mendengar suara dengan frekuensi lebih rendah atau lebih tinggi dari yang manusia bisa dengar. Hebatnya, di tanah berlumpur sapi bisa berlari lebih cepat daripada kuda. Hal ini karena kuku kakinya yang melebar sehingga tidak mudah terbenam ke dalam lumpur.
5. Gajah
Disebutkan dalam surat Alfiil. Kemampuan memori gajah dapat dibuktikan dari cara mengingat rute dan jarak tempuh perjalanan mereka, mengingat anggota satu koloni, serta kemampuan membedakan panggilan untuk masing-masing gajah lainnya. Gajah dapat memanggil gajah lainnya dalam jarak berkilo-kilo meter. Panggilan tersebut bisa melalui teriakan yang cukup keras atau dengan panggilan melalui tanah.
6. Babi
Disebutkan dalam surat Al Anam ayat 145 dan Al Maidah ayat 3. Babi adalah binatang yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi binatang lain. Ia melahap semua makanan yang ada di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi untuk memuaskan kerakusannya. Bahkan ia tak segan memakan kotoran apa pun di hadapannya. Kotoran manusia, binatang atau sampah busuk, bahkan memakan kotorannya sendiri hingga tidak ada yang tersisa. Kadang ia mengencingi kotorannya dan memakannya.
Fakta lain adalah bahwa babi tidak memiliki rasa cemburu. Jika dua ayam jantan mereka akan berkelahi memperebutkan sang betina. Namun berbeda dengan dua babi jantan, mereka justru saling bekerjasama untuk menyetubuhi betinanya beramai-ramai.
7. Unta
Binatang yang dijuluki kendaraan padang pasir ini terdapat dalam Alquran pada Surat Al Ghaasyiyah : 17.
Keistimewaan Unta ialah didesain bertahan hidup di cuaca yang ekstrim di padang pasir. Ketika badai pasir menerpa, kelopak matanya yang transparan menjadikannya tetap bisa mengamati keadaan sekitar walaupun matanya tertutup. Hidungnya pun didesain memiliki penutup khusus agar debu dan pasir tidak mengganggu pernafasannya. Kemampuannya meminum air hingga sepertiga tubuhnya dalam waktu relatif cepat dan persediaan lemak di punuknya hingga 40 kg, menjadikannya mampu bertahan hidup delapan hari dalam suhu 50 derajat celcius.
8. Laba-Laba
Di dalam surat Al 'Ankabut ayat 41. Sebuah fakta mengejutkan diungkap oleh ilmuan modern, benang laba-laba yang tampak rapuh itu ternyata lebih kuat dari baja sekalipun.
9. Burung Gagak
Disebutkan dalam alquran surat Al Maidah ayat 31. Penelitian modern akhir-akhir ini baru menyadari jika burung gagak ternyata memiliki kecerdasan di atas rata-rata binatang lainnya yang sebelumnya dikenal cerdas seperti anjing, lumba-lumba, gajah, serta simpanse. Kecerdasan burung ini telah menarik perhatian para ilmuwan untuk menelitinya lebih lanjut melalui serangkaian percobaan. Hasilnya, diketahui burung ini sangat kreatif menggunakan logikanya untuk memecahkan masalah.
10. Kuda
Disebutkan dalam alquran Surat Al-Adiyaat. Kuda adalah binatang yang gesit, lincah dan tangguh untuk menjelajah berbagai medan di permukaan bumi ini. Hampir seluruh bangsa di dunia ini menjadikan kuda sebagai kendaraan perang mereka. Allah Ta'ala telah merancang tubuh kuda dengan kokoh dan berimbang untuk menopang ketika dia berlari cepat agar tidak mudah terjerembab. Sementara bentuk lekuk tubuhnya yang proporsional sangat nyaman untuk dikendarai, bahkan menurut penelitian dapat memberi efek bagus bagi kesehatan punggung penunggangnya.
11. Lalat
Banyak orang merasa jijik dengan serangga ini, mereka menganggapnya sebagai binatang kotor dan biang penyakit karena hidupnya di tempat sampah. Tapi Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menyebutkannya di dalam Al Qur'an untuk mengejek orang-orang kafir.
"Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tidaklah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu." (Al-Hajj: 73)
Sungguh maha benar akan firman-Nya ini. Kita begitu sulit menepuk lalat yang terbang karena kepandaiannya merubah arah secara cepat. Allah telah mengaruniainya keahlian bermanuver yang hebat yang tak diberikannya kepada makhluk-Nya yang lain.
Dalam setiap detik saat terbang, lalat mengepakkan sayapnya sekitar 500 kali. Jika ada mesin buatan manusia yang memiliki kecepatan luar biasa ini, mungkin akan segera rusak dan terbakar akibat gaya gesek yang ditimbulkannya. Artinya, tubuh lalat terbuat dari bahan khusus yang sangat prima, baik sayap maupun persendian otot, sehingga tidak mengalami keseleo atau patah saat terbang.
Teknologi terbang lalat memang sangat ajaib. Serangga ini dapat terbang ke arah mana saja tanpa takut terpengaruh oleh arah dan kecepatan angin. Dalam melakukan manuver, lalat bisa secara tiba-tiba mengubah arah ke segala penjuru tanpa mengurangi kecepatan. Sungguh, teknologi yang belum terjangkau oleh manusia.
12. Lebah
Serangga penghasil madu ini sering dijadikan permisalan sebagai orang shalih. Dimana ia mengambil yang baik-baik dan mengeluarkan yang baik-baik pula. Dalam Al Qur'an nama lebah dijadikan sebuah nama surat, yakni surat An Nahl. Dalam surat ini, Allah mewahyukan kepada lebah untuk membuat sarang-sarang di perbukitan, pepohonan, dan bangunan-bangunan yang dibuat manusia.
Menakjubkannya, kita dapati ternyata mereka adalah binatang yang taat. Mereka enggan menyelisihi perintah Rabb mereka. Maka kita bisa menyaksikan mereka lebih banyak membangun sarang-sarang di bukit-bukit sebagai tempat pertama yang diperintahkan, kemudian di pepohonan, baru setelah itu di rumah-rumah manusia.
Sarang yang mereka buat berbentuk segi enam. Ini adalah bentuk yang paling sempurna, paling simetris, dan paling kokoh. Jika dipadukan satu sama lainnya niscaya tidak akan ditemukan celah ataupun lubang. Semua itu dibuat tanpa alat ukur atau jangka. Allah-lah yang memberinya ilham untuk membangun sarang sedemikian sempurnanya.
Koloni lebah memiliki cara pertahanan diri yang unik. Ketika seekor tawon datang ke sarang lebah madu, mereka berkumpul di mulut sarang untuk mempertahankan diri. Ketika seekor tawon bergerak mendekat, sekitar 500 lebah madu akan mengepungnya dengan segera. Kemudian, mereka menggetarkan tubuh dan meningkatkan suhu tubuh, sehingga tercipta suhu udara mencapai 48 derajat celcius. Jika tidak menghindar, tawon akan seperti terperangkap di dalam oven, hingga akhirnya mati. Masya Allah...
13. Semut
Kisah Nabi Sulaiman 'alaihissalam bertemu sekelompok semut dikabarkan dalam Al Qur'an pada surat An Naml. Ketika itu Nabi Sulaiman dan pasukannya melewati sebuah lembah. Ternyata di lembah itu hidup satu koloni semut. Khawatir terinjak oleh pasukan tersebut, maka pemimpin semut berseru memperingatkan semut-semut lainnya untuk menyelamatkan diri masuk ke sarang mereka. Nabi Sulaiman pun tersenyum takjub menyaksikan kecerdasan bangsa semut itu.
Bangsa semut hidup dalam sistem kerajaan. Mereka memiliki ratu, prajurit dan para pekerja. Mereka hidup bekerja sama sesuai tugas masing-masing. Mereka memiliki aturan-aturan yang harus ditaati bersama demi keberlangsungan kehidupan mereka sepanjang zaman.
Semut tinggal di suatu markas besar yang mereka bangun dari tanah liat. Sepintas, kita melihatnya seperti gundukan tanah biasa. Namun jika diteliti kita akan temukan susunan rumit yang dibuat secara matang dengan ruang-ruang berbagai fungsi di dalamnya.
Ruangan-ruangan itu ada yang berfungsi sebagai tempat menyimpan makanan, menyimpan larva, ruang makan serta tempat bertelur ratu semut, dan beberapa ruangan dengan fungsi lainnya. Markas itu juga dilengkapi lubang-lubang ventilasi yang memadai sehingga udara segar dari luar bisa terserap dengan baik. Sungguh sebuah rancangan yang amat sempurna dari Sang Ilahi.
Semut merupakan satu-satunya binatang selain manusia yang dapat berperang dengan kelompok yang terorganisasi secara kompleks, melawan kelompok lain yang juga terorganisir. Mereka berperang untuk mendapatkan teritori atau sumber makanan dari koloni semut lainnya. Terkadang, peperangan ini berakhir pada kekalahan total satu pihak, sehingga semut yang masih hidup akan dijadikan budak untuk bekerja di koloni yang menang. Subhanallah, menakjubkan bukan?!
14. Nyamuk
Nyamuk merupakan salah satu serangga yang namanya disebutkan dalam Al-Qur’an. Surat yang menjelaskan mengenai nyamuk ini ada dalam Al-Bawarah ayat 26. Allah menyebutkan nyamuk sebagai perumpamaan untuk menguji manusia, apakah tetap beriman ataukah kafir.
Nyamuk mempunyai kemampuan terbang dengan kecepatan tinggi karena tubuhnya terbuat dari konstruksi bahan khusus yang sangat ringan. Luar biasanya lagi, perkawinan antara nyamuk jantan dan betina terjadi di udara ketika mereka terbang. Umumnya, nyamuk jantan terbang bergerombol sehingga terlihat seperti awan, kemudian sang betina akan masuk ke dalam gerombolan nyamuk jantan. Perkawinan tidak berlangsung lama, setelah kawin sang jantan akan kembali ke gerombolannya.
Setelah perkawinan tersebut, nyamuk betina membutuhkan protein untuk membantu perkembangan telurnya. Itulah sebabnya, mereka mengisap darah manusia maupun binatang. Teknik pengisapan darah nyamuk sangatlah kompleks. Dengan sistem enam pisaunya, nyamuk memotong kulit seperti gergaji. Saat pemotongan kulit berlangsung, dikeluarkannya cairan pada luka yang membuat jaringan mati rasa, sehingga orang yang digigit tidak menyadari bahwa darahnya sedang diisap. Cairan ini juga mencegah pembekuan darah dan menjamin kelangsungan proses pengisapan.
Fakta mengenai nyamuk lainnya adalah ia terbang dengan sistem pengindraan khusus untuk mendeteksi tempat mangsanya. Dengan sistem tersebut, nyamuk menyerupai pesawat tempur yang dipersenjatai alat pelacak panas, gas, kelembapan, dan bau. Bahkan, serangga yang satu ini mampu melihat sesuai dengan suhu, sehingga mereka dapat menemukan mangsa dalam kegelapan.
15. Ular
Kisah Nabi Musa 'alaihissalam melawan para tukang sihir Fir'aun sudah sangat masyhur. Al Qur'an menceritakannya dalam surat Thaha ayat 65-71. Akhirnya para tukang sihir itu pun beriman kepada Allah setelah ular-ular mereka dimusnahkan oleh ular milik Nabi Musa.
Di dunia ini terdapat ribuan jenis ular yang berbisa maupun tidak berbisa. Jenis ular terbesar adalah Anaconda, ular ini bisa tumbuh hingga mencapai panjang 38 kaki atau sekitar 13 meter. Sementara jenis ular paling beracun di dunia adalah ular Taipan Australia, ular ini mempu membunuh 100 orang dengan bisa racunnya hanya dengan sekali gigit saja. Adapun King kobra adalah jenis ular berbisa terbesar, panjang tubuhnya bisa mencapai 5 meter dan satu gigitannya cukup untuk mematikan seekor gajah.
Ular memakan mangsanya bulat-bulat; artinya, tanpa dikunyah menjadi keping-keping yang lebih kecil. Gigi di mulut ular tidak memiliki fungsi untuk mengunyah, melainkan sekedar untuk memegang mangsanya agar tidak mudah terlepas.
Jenis ular besar seperti piton (phyton), sanggup melahap anak kerbau sekali telan. Ular bisa memangsa hewan bertubuh besar, karena tidak memiliki tulang rahang. Dan, ia dapat membuka mulutnya sampai lebar sekali. Tapi ketika ular sudah makan hewanbesar, gerakannya jadi lamban. Itu karena perutnya butuh waktu lama untuk mencerna. Selama itu, ia akan berpuasa selama berhari-hari, bahkan sampai 2-3 minggu.
fakta mengenai lainnya yaitu ternyata ular juga berpuasa saat ganti kulit, tidak meninggalkan tempatnya selama satu-dua pekan. Setelah tidak makan dalam kurun waktu lama, ular mendapatkan kulit yang lebih baik, lebih segar dan kembali bergerak lincah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar