Senin, 02 Oktober 2017

Saat Merasa Paling Kaya

Dikutip dari buku berjudul: "THE NEW INSPIRATION" oleh: Andrew Ho
HAL: 57-60

     Diceritakan ada seorang kaya raya di sebuah negara adidaya. Begitu banyak harta yang ia miliki sehingga ia mendapat julukan multijutawan. Selain dikenal sangat kaya raya, belakangan ini baru banyak orang mengenal dirinya sebagai orang yang sangat pemurah.

     Kedermawanannya diketahui khalayak bermula ketika sebuah organisasi sosial menyatakan telah menerima sumbangan dari seseorang tak dikenal dalam 25 tahun terakhir. Mereka menengarai sumbangan yang selama ini mereka terima dari dermawan misterius itu sudah lebih dari 0,27 milyar USD. Tetapi saat mereka menerima sumbangan yang ke sepuluh, organisasi tersebut berusaha mencari tahu siapa sebenarnya orang itu.
 
   Beberapa waktu kemudian, organisasi sosial itu berhasil menemukan bahwa dermawan tersebut adalah seorang pengusaha permen, yang tak lain adalah sang multi jutawan. Berita tersebut dengan cepat tersebar kepada kalangan masyarakat. Wartawan pun mengunjungi rumahnya unuk mengorek lebih banyak hal tentang sang muti jutawan.
"Kapan Bapak merasa ingin beramal?" tanya seorang pewarta penuh selidik.
"Kapan saja ketika saya merasa sangat kaya", jawab sang multi jutawan.
"Kapan Bapak merasa sangat kaya?" tanya wartawan lagi.
"Ketika saya ingin beramal", tukasnya singkat.

PESAN :

     Kisah nyata tersebut menggambarkan kalau kita kaya tak perlu menjadi sombong. bersikaplah murah hati dan rendah hati seperti pengusaha permen tadi. Sesuatu yang ia berikan kepada orang lain mungkin tidak terlalu besar. Tetapi yang pasti, apa yang ia berikan sangat berarti dan membahagiakan dirinya maupun orang lain yang menerima.
     Mungkin dulu kita sudah bertindak bodoh dengan apa yang kita miliki, tetapi masih ada kesempatan untuk merubahnya. Cobalah mengulurkan tangan untuk orang-orang yang kurang beruntung. Bila orang-orang yang sudah di ambang putus asa itu tersenyum berkat bantuan yang kita berikan dengan tulus dan penuh kasih sayang, maka pada saat itulah kita dapat merasakan keberadan diri kita di dunia ini. Berikan bantuan semampu kita.

"If you cannot do great thing, you can do small things with great love"
"Jika Anda tidak dapat melakukan hal besar, Anda dapat melakukan hal keciil dengan penuh cinta". Kata Bu Teresa menganjurkan. Karena segala bentuk pertolongan yang kita berikan sekecil apapun bentuknya pasti kembali kepada kita dengan berlipat ganda.

     Salah satu di antara sekian banyak manfaat memberikan pertolongan kepada orang lain adalah kita disukai oleh orang yang sudah kita beri pertolongan. Sementara itu tindakan memberian pertolongan dengan tulus dan penuh kasih sayang akan menjadi sumber kebahagiaan tersendiri bagi kita. Sebuah pepatah bijak meyebutkan :
"Live a good honorable . Then when you get old and think back, you'll get to enjoy it a second time"
"Ciptakan kehidupan yang bermakna. Hingga saat tua nanti Anda mengingatnya maka Anda menikmatinya sekali lagi." Memberi adalah sumber kebahagiaan, satu yang membuat kita merasa sangat kaya melebihi segala yang ada di dunia ini.

     Pergilah sejauh mungkin, dan ketika           sampai di suatu tempat Anda akan melihat lebih jauh lagi.