Rabu, 26 Juli 2017

Maukah Kamu Jadi Lilin..?

     Ada empat buah lilin yang menyala, sedikit demi sedikit meleleh, suasana begitu sunyi sehingga terdengar percakapan keempat lilin tersebut.
Lilin pertama berkata:
"AKU ADALAH DAMAI, namun manusia tidak bisa menjagaku, maka lebih baik aku mematikan diriku sendiri saja!!"
     Demikianlah hingga sedikit demi sedikit sang lilin padam. .
Lilin kedua berkata:
"AKU ADALAH IMAN, sayang, aku tidak berguna lagi. Manusia tidak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala."
     Begitu selesai bicara tiupan angin memadamkannya.
Dengan sedih giliran lilin ketiga berkata:
"AKU ADALAH CINTA.Tak mampu lagi aku tuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan menganggapku berguna. Mereka saling membenci, bahkan membenci orang yang mencintainya, dan tak jarang mereka membenci sesamanya."
     Tanpa menunggu waktu lama sang lilin kemudian padam.
     Tanpa terduga, seorang anak masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan ia kemudian berkata :
"Apa yang terjadi? Kalian harus tetap menyala, aku takut akan kegelapan.”
Lalu ia menangis tersedu-sedu.
Lalu dengan terharu lilin keempat berkata:
"Jangan takut, jangan menangis, selama aku ada dan menyala, kita dapat menyalakan ketiga liiln lainnya. AKULAH HARAPANMU."
Dengan mata bersinar, sang anak mengambil lilin yang keempat, lalu mulai menyalakan ketiga lilin lainnya.

     Lilin hanyalah sesuatu yang sederhana, tetapi mampu memberi cahaya. Hal yang perlu dipahami adalah bahwa ia akan menyinari sekitarnya ketika dalam kegelapan. Untuk itu, ia harus terbakar, meleleh, habis. Sayang, kemampuannya terbatas pada suatu sudut saja, bercahaya pada titik tertentu. Namun, ketika ada sekumpulan lilin, maka suatu tempat akan bersinar. Ketika ada lebih banyak lilin, maka daratan akan berpijar.

     Kita hanyalah manusia biasa, tetapi mampu membawa pencerahan. Kita memberi pemahaman kepada mereka yang masih belum mengerti, bukan menggarami lautan. Untuk itu, kita harus rela menanggung sakit, berjuang sampai habis. Satu orang mungkin mampu membawa perbaikan pada lingkungan tertentu. Namun, ketika sekelompok orang yang berusaha bersatu, maka perbaikan tersebut akan kian nyata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar